Langkah-langkah mendaftar di Marketiva

  • Open Halaman Web Marketiva di sini.
  • Klik “Open Account”, Anda akan masuk ke halaman “Open a New Marketiva Account”. Jika sudah berada pada halaman ini, silahkan isi data diri Anda pada kotak-kotak isian di bawah.

User name        = nama account Marketiva yang akan Anda Gunakan. Contoh “Sandy_2010” (Kombinasikan huruf dan angka)

Password         = password Anda yang nantinya Anda gunakan untuk login ke Account Marketiva Anda. Contoh “54nd12010” (Kombinasikan huruf dan angka)

Re-Type Password       = ketik ulang password yang telah Anda isikan pada kotak isian di atasnya (sebelumnya)

First Name       = nama depan Anda

Midle Initial      = nama tengah Anda atau dikosongkan

Last Name       = nama belakang Anda

Job Title           = pekerjaan Anda

Organization     = isi dengan nama perusahaan Anda

Street Address = alamat tempat tinggal Anda

Additional Address       = alamat tempat tinggal Anda lainnya atau dikosongkan saja

City                  = Kota Kabupaten atau Kotamadya sesuai tempat tinggal Anda

Zip/Postal Code           = isi dengan kode pos dimana Anda tinggal

State/Province              = propinsi wilayah Anda tinggal

Country/Region            = nama Negara Anda

Phone               = telepon rumah Anda atau nomor seluler yang angka depannya menggunakan kode area wilayah di mana Anda tinggal. Atau diisi dengan nomor Hand Phone Anda.

Fax                  = kosongkan

Mobile             = nomor Hand Phone Anda

E-Mail              = alamat e-mail Anda

Web Site          = alamat website anda (atau kosongkan)

  • Jika sudah diisi lengkap, klik “Continue”
  • Pada halaman berikutnya “User Template”, pilih “Standard Setup”.

Coupun            = kosongkan

Recovery  Question      = pilih salah satu pada pertanyaan yang sudah disediakan (klik segitiga hitam di sebelah kanan kotak isian)

Recovery Answer         = isi dengan jawaban Anda atas pertanyaan yang telah Anda pilih sebelumnya.

(Dua hal ini adalah sebagai recovery jika suatu saat Anda lupa user name dan password Anda)

Education Level            = pilih sesuai dengan ijazah kelulusan Anda

Employment Status       = pilih sesuai keadaan Anda (Bekerja atau Belum Bekerja)

Annual Income = Take Home Pay (pilih sesuai dengan penghasilan Anda)

Net Worth                    = penghasilan tetap Anda

Experience in Securities            = isi sesuai dengan yang Anda alami atau pilih “None”

Experience in Derivative            = isi sesuai dengan yang Anda alami atau pilih “None”

Transaction in Securities            = isi sesuai dengan yang Anda alami atau pilih “None”

Transaction in Derivative           = isi sesuai dengan yang Anda alami atau pilih “None”

Trading Portfolio Size               = isi dengan modal yang akan Anda depositkan ke Marketiva

Traded as Profesional               = pilih “Yes” atau “No”

  • Setelah selesai, klik “Next”.Anda akan masuk ke halaman “Acceptance of  Terms and Conditions”

Klik pada kotak (centrang) yang menyatakan “I have read, understood,………”

  • Klik “Finish”.

Proses Regristrasi Anda telah selesai.

  • Langkah selanjutnya, Anda harus mengupload identitas diri (contoh, KTP dan SIM, discan depan-belakang, berwarna, format JPEG dengan ukuran yang tidak besar (max.100kB). Anda harus “log on” ke Account Center, buka halaman Marketiva di http://www.marketiva.com atau di sini.
  • Masukkan user name dan password Anda.
  • Setelah masuk pada Account Anda, klik pada link “Identity Yourself” di halaman bawah.
  • Setelah masuk pada halaman “Identity Yourself” upload identitas Anda pada kotak isian di bawah “Picture Identification Image” (SIM) dan “Address Confirmation Image” (KTP), setelah itu klik “Upload”.

Penyusutan Modal dan Penyusutan Modal Maksimum

Kita sudah mengetahui bahwa manajemen uang akan membantu kita untuk memperoleh keuntungan dalam jangka panjang. Sekarang kita akan melihat apa akibatnya jika seorang trader mengabaikan aturan-aturan manajemen uang.

Perhatikan contoh ini:

Katakanlah anda mempunyai account sebesar $200,000 dan anda mengalami kerugian sebesar $100,000. Berapa persen kerugian anda? Jawabnya mudah, tentu saja 50%. Tapi tahukan anda bahwa kerugian sebesar ini memiliki konsekuensi yang sangat besar pada kelangsungan trading anda? Coba hitung berapa keuntungan yang harus anda raih untuk sekedar mengembalikan kerugian tadi! Anda membuituhkan keuntungan sebesar 100% untuk kembali modal setelah mengalami kerugian sebesar 50% Ini yang disebut penyusutan modal (drawdown), dalam hal ini anda mengalami penyusutan modal sebesar 50%.

Dari contoh di atas anda bisa melihat betapa mengerikan pengaruh kerugian yang besar pada kelangsungan trading anda. Upaya untuk mengembalikan kerugian ternyata jauh lebih berat dari pada besarnya kerugian yang dialami.

Lalu apa artinya?

Salah satunya adalah ini: lakukan trading dengan penuh perhitungan, jangan pernah melakukan trading dengan semangat berjudi. Dengan kata lain selalu berikan batasan berapa besar resiko maksimum secara rasional.

Sekalipun anda memiliki sistem trading yang memiliki tingkat akurasi 70%, tidak akan memberikan anda keuntungan apabila anda terlajur mengalami kerugian besar. Oleh karena itu dalam melakukan trading anda harus mempunyai batas resiko maksimal yang bisa anda berikan dalam trading anda dan batas ini tidak boleh ditawar, apapun yang terjadi.

Berapa besar batas ini tentunya akan berbeda antara account yang berjumlah besar dan account yang kecil. Misalnya saja trader dengan account sebesar $100,000 memberi batas kerugian per trading sebesar 1% dan kerugian maksimal per hari sebesar 2%. Trader dengan account $50,000 memberi batas toleransi kerugian per trading sebesar 2% dan maksimal kerugian dalam 1 hari tidak lebih dari 4%. Sementara itu trader dengan account $5000 atau kurang mungkin punya batasan yang lebih longgar: 5% kerugian maksimal untuk tiap trading dan kerugian maksimal untuk satu hari adalah 10% Berapapun angka yang sudah ditetapkan, batas ini sudah harga mati. Misalnya saja trader tersebut mengalami 2 transaksi rugi berturut-turut maka sesi trading untuk hari itu harus diakhiri, sekalipun dia melihat masih ada kesempatan besar untuk meraih keuntungan. Bukankah dia sudah dua kali berturut-turut mengira akan dapat untung tapi toh salah perhitungan?

Keputusan tegas semacam ini membantu trader untuk tidak terjebak dalam transaksi-transaksi yang bersifat emosional dan hanya akan membuat kerugiannya semakin besar. Hal berikut ini harus selalu diingat oleh seorang trader yang sedang mengalami kerugian berturut-turut: kesempatan meraih keuntungan selalu ada di lain hari tetapi uang belum tentu selalu tersendia, jadi berikan perhatian lebih pada uang anda, bukan pada keuntungan!

Sumber : http://www.kampusforex.com

Ditulis dalam Artikel. Leave a Comment »